Berita Terbaru

Pengerukan Kolam Pelabuhan Kota Tegal Diharap Tidak Menyalahi Aturan



11 Mei 2010 / 19:33

Himpunan Masyarakat Maritim Tegal (Himmat) mengharapkan pengerukan kolam alur keluar dan masuk pelabuhan Tegal harus seusai dengan prosedur berlaku. Jangan sampai kedalaman tidak sesuai dengan kapal - kapal yang masuk ke pelabuhan Tegal.

Ketua Himmat kota Tegal, Wardjo Rahardjo mengatakan, sejak tanggal 10 april 2010 lalu pelabuhan kota Tegal sedang dilakukan pengerukan menambah kedalaman hingga 197 ribu meter kubik. Pengerukan dilakukan di kolam pelabuhan alur masuk dan alur keluar pelabuhan sepanjang lebih dari 1 kilometer. Pengerukan sendiri merupakan proyek yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Pemerintah Pusat.

Dalam kesempatan ini, Himmat berharap pengerukan dilakukan sesuai prosedur, jika dikeruk 3 meter maka dalam pengecekan nanti juga harus 3 meter. Sedangkan kedalaman ideal untuk pelabuhan kota Tegal baik di kolam maupun alur keluar masuk minimal sedalam 4 meter.

Tidak hanya itu, Pelindo III yang mengelola pelabuhan Tegal bisa menambah sarana prasarana (sarpras) seperti penyedian alat krain, esalavator atau fortkliep untuk mempermudah proses bongkar muat kapal - kapal yang masuk ke pelabuhan.

Sementara itu, dalam proses pengerukan, 1 kapal pengeruk milik pelaksana proyek PT. MUTIARA KOJA GEMILANG (MKG 1) Jakarta tenggelam di perairan laut kota tegal. Hal itu disebabkan hantaman ombak sehingga mengakibatkan kapal bocor hingga saat ini proses evakuasi masih dilakukan oleh tim SAR Tegal. (Mg7_Hkl/kl.R1.001)

 

   

 
Copyright © 2009 www.koranlokal.com
Jl. Mayjend Sutoyo No. 35 Tegal
Komplek Pasific Mall Lt. 1