
26 Juli 2010 / 12:23
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) kabupaten Tegal Helmi Amrulloh, berpendapat masih banyaknya beberapa wakil rakyat yang tidak berangkat dalam kegiatan lembaga tanpa alasan yang jelas harus dipotong gaji.
“ Kita disini dipilih oleh rakyat, dan untuk melayani rakyat, maka dari itu, saya berpendapat adanya sangsi yang membangun untuk para anggota DPRD yang tidak berangkat tanpa alasan yang jelas, seperti pemotongan gaji,” kata anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN).
Hal senada juga dikatakan, Amirudin Jamal dari Fraksi PKS, Pihaknya bakal menyetujui selagi upaya tersebut bisa meningkatkan kinerja anggota Dewan. “ Saya setuju. Tapi,harus diputuskan melalui forum yang lebih besar,” kata Amir
Selain itu Amir meminta juga ketegasan sikap unsure pimpinana DPRD untuk menertibkan anggotanya dalam mengikuti sidang paripurna. “ Mungkin pimpinan DPRD bias secara bersama mensepakati untuk memberikan surat teguran bagi fraksi DPR yang anggotanya banyak membolos.
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Ayu Palaratine berharap, masing-masing pimpinan fraksi tegas menindak anggotanya jika tidak ada alasan jelas meninggalkan kewajibannya mengikuti paripurna. Dia juga berharap kepada Badan Kehormatan (BK) DPR agar ikut memperhatikan apakah masalah tersebut sudah masuk dalam pelanggaran kode etik Dewan.” BK juga seharusnya menindak secara kode etik,.(Mak_kl/R1.001)