Berita Terbaru

DPRD Kab Tegal Pesimis Kejati Bisa “Tangkap” Bupati Tegal



21 September 2010 / 16:16

Koranlokal.com, ( Slawi) - Sejumlah anggota DPRD kabupaten Tegal memberi apresiasi khusus terhadap keberanian Kejati yang telah menetapkan Bupati Tegal Agus Riyanto sebagai tersangka dalam kasus Jalingkos. Namun demikian para anggota DPRD menilai ragu dengan penyelesian kasus tersebut.

Anggota Fraksi PAN Helmi Amrullah menyatakan, bagi dirinya kabar mengenai Bupati Tegal Agus Riyanto dijadikan tersangka kasus penyimpangan proyek Jalur Lingkar Slawi ( Jalingkos ) senilai Rp 3,229 miliar adalah hal yang biasa saja. “ Jika ditetapkan sebagai tersangka adalah hal biasa bagi saya, namun demikian apakah Kejati nantinya bisa melakukan penangkapan atau menyelesaikan kasus ini hingga tuntas tanpa mengorbankan orang lain lagi,” ujar dia kepada Koranlokal.com, Selasa ( 21/9).

Menurut Helmi, dalam kasus ini Kejati Jateng harus teliti dan jeli untuk mencari “kunci” dari kasus penyimpangan proyek Jalingkos. “ Bukan otaknya saja yang ditetapkan jadi tersangka, tapi disini pasti ada “kunci”nya yang harus dicari oleh tim penyedik Kejaksaan Tinggi, kalau kunci sudah ditangan tinggal bagaiamana kita maunya, cepat diselesaiakan atau diulur waktunya,” kata politisi asal PAN ini

Sementara wakil ketua F PKS DPRD kabupaten Tegal Amirudin Jamal, agar kasus ini dan berharap Kejati proaktif mengawal surat izin pemeriksaan yang sudah dikirimkan ke presiden. Sebab,seringkali meski sudah diajukan, namun izin pemeriksaan kepala daerah tersebut “mandek” dan tak kunjung turun ke penyidik.

“Banyak di Jawa Tengah ada lima kepala daerah yang tak kunjung diperiksa lantaran izin dari presiden belum turun. Seperti kasus dugaan korupsi Wali Kota Semarang Sukawi Sutarip dan Wali Kota Magelang Fahriyanto yang keduanya kini sudah non aktif. Izin presiden untuk kedua pejabat itu sudah dikirimkan, namun tak kunjung turun sampai mereka lengser dari jabatannya. Ini kan sama saja bohong. Karena itu, surat izin tersebut harus dikawal terus, dan menuntaskannya,” kata Jamal.

Jamal mengatakan, ditetapkanya Bupati Tegal menjadi tersangka baginya juga bukan hal yang aneh. Tapi jika kasus ini diusut tuntas hingga selesai sampai pada pembuktian dan ada penetapan hukum yang sah, maka hal itu sebuah langkah yang hebat dalam penegakkan hukum.” Bupati Tegal menjadi tersangka bagi saya adalah hal yang biasa juga, karena ini baru proses awal. Meski sudah ditetapkan jadi tersangka namun proses hukumnya masih panjang dan berlika-liku, malah saya pesemis akhir dari proses hukum ini ternyata jauh dari awalnya,”tukasnya. (Mak_kl/R1)

 

   

 
Copyright © 2009 www.koranlokal.com
Jl. Mayjend Sutoyo No. 35 Tegal
Komplek Pasific Mall Lt. 1