Berita Terbaru

Dana Bergulir Salah Mengalir, Perlu Ada Tim Verifikasi



07 Januari 2011 / 11:12

Koranlokal.com, ( Slawi )- Pengucuran dana bantuan modal atau bergulir yang sudah dianggarkan Pemerintah Kabupaten Tegal melalui APBD yang selalu dinanti-nanti oleh masyarakat yang memiliki unit usaha ekonomi mikro. Jangan sampai dana yang dikucurkan setiap tahunnya itu mengalir ke tempat yang salah.

Maka dari itu pemrintah perlu membentuk tim verifikasi agar melakukan seleksi lebih selektif terhadap UKM maupun koperasi serta Unit Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UEDSP). Hal itu dikatakan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Hj. Ayu Palaretin, Dr.Cann.

Menurutnya sesuai degan nama dan peruntukkannya, pengucuran dana bergulir diharapkan dapat dikembalikan utuh sesuai ketentuan waktu yang ditetapkan. Sebab, pengembalian dana tersebut nantinya akan digulirkan kembali kepada unit usaha mikro lainnya secara merata. Dengan begitu, program dana bergulir dalam rangka peningkatan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Tegal dapat berjalan maksimal.

Adanya program ini tentunya menjadi kabar berita yang sangat dinanti-nantikan bagi UKM, Koperasi dan juga UEDSP yang ada di Kabupaten Tegal yang memang sedang membutuhkan tambahan modal. Ada harapan yang bisa dilakukan untuk mengembangkan usaha melalui bantuan pemerintah. ” Dan yang terpenting adalah bagaimana bantuan pemerintah ini tepat sasaran. Artinya, tidak hanya asal-asalan saja dikucurkan hanya karena merealisasikan kegiatan tahunan pemerintah. Ataupun muncul tindak KKN karena ada hubungan pertalian darah, teman ataupun mitra kerja, sehingga kelayakan tidak diperhitungkan. Maka masa survei yang dilakukan perlu adanya Tim Verifikasi Penyaluran Dana Bergulir termasuk juga besaran dana yang akan diperoleh, akan ditentukan oleh Tim Verifikasi. Setelah pemerintah menyampaikan rencana pengucuran dana bergulir lewat kecamatan-kecamatan, UKM, Koperasi maupun UEDSP diminta untuk menyampaikan proposal terkait bantuan dana yang dibutuhkan. Selanjutnya, tim akan survei ke lapangan untuk mengetahui data yang lebih akurat.

Hal ini mengantisipasi jangan sampai penerima dana bergulir adalah UKM, Koperasi dan UEDSP fiktif. Tidak memiliki tempat usaha, ataupun sudah tidak lagi memerlukan bantuan dari pemerintah karena dianggap sudah mapan. Tim Verifikasi akan melakukan seleksi lebih selektif lagi,” paparnya.(Mak_kl/R1)

 

   

 
Copyright © 2009 www.koranlokal.com
Jl. Mayjend Sutoyo No. 35 Tegal
Komplek Pasific Mall Lt. 1