Berita Terbaru

Kejaksaan Slawi Kebut Dakwaan Mantan Kapolres Tegal



06 September 2012 / 16:30

Koranlokal.com, ( Slawi )- Kejaksaan Negeri (Kejari) Slawi segera menyiapkan dakwaan untuk tersangka kasus perkara korupsi dana operasional Pemilu . Ini setelah penyidik Polres Tegal melimpahkan berkas dan barang bukti untuk tahap dua.

“ Dalam Minggu ini berkas dakwaan yang bersangkutan ( Agustin –red) selesai dan segera dikirim ke Kejaksaan Tinggi ( Kejati ) untuk dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Korupsi Semarang untuk disidangkan, kami juga akan menjadi Jaksa Penuntut Umum bersama JPU Kejati Jateng” ujarnya Kepala Kejaksaan Negeri Slawi kabupaten Tegal. Firdaus SH kepada koranlokal.com, Kamis ( 6/9/2012).

Menurut keyakinan, perkara ini ditangani oleh Kejaksaan Negeri Slawi bersama Kejaksaan Tinggi Semarang karena Tempat Kejadian Perkara kasus dugaan korupsi yang menjerat Agustin saat menjadi Kapolres Tegal.

“ Agustin diduga terlibat penyalahgunaan dana bantuan Pemprov Jateng dan Pemkab Tegal yang bersumber dari APBD Pemprov Jateng tahun anggaran 2008.Kerugiannya dalam kisaran Rp 1,4 miliar," bebernya.

Dugaan korupsi ini berawal dari penerimaan dana bantuan APBD Provinsi Jateng dalam pengamanan Pemilihan Gubernur Jateng, dan dana bantuan APBD Kabupaten Tegal dalam Pemilu Bupati Tegal. Diduga penggunaan dana tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan alias disalahgunakan oleh Agustin.

Dijelaskannya kasus Agustin mencuat melalui laporan No.Pol: LP/29/II/2009/Bid Propam tanggal 25 Februari 2009. Kasus itu semula ditangani Subdit Provos Bid Propam Polda Jawa Tengah. Kapolda saat itu, Irjen Alex Bambang Riatmodjo mengeluarkan surat perintah Kapolda Jateng No.Pol: Sprin /276/II/ 2009 tanggal 26 Februari tentang penyelidikan dan pemeriksaan dugaan terjadinya perkara pelanggaran disiplin yang dilakukan Agustin.Hasilnya, diperoleh bukti kuat bahwa Agustin selama menjabat pada periode 4 April 2008-25 Februari 2009 telah menyimpangkan dana daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) dan Non-DIPA Polres Tegal senilai Rp 6,6 miliar. Rinciannya, DIPA rutin Rp 454.610.089, DIPA opsnal Khusus kepolisian sebesar Rp 315.405.500, APBD Jateng dan Kabupaten Tegal Rp 418.020.000, serta SSB dan cek fisik Rp 5.459.020.000. Berdasarkan audit BPKP, Ditreskrimsus memastikan kerugian keuangan negara senilai Rp 1.049.146.854.(Mak_KL/R1)

 

   

 
Copyright © 2009 www.koranlokal.com
Jl. Mayjend Sutoyo No. 35 Tegal
Komplek Pasific Mall Lt. 1